Ads 468x60px

Labels

Featured Posts

Minggu, 20 Desember 2015

Penghuni Neraka Ke 7

💕Rosul menangis bahkan pingsan saat jibril ungkap penghuni neraka yg ke-7🔥🔥🔥

🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.

Maka Rasulullah shallallahu allaihiwassalam bertanya:

"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".
Lalu Rasullulah shallallahu allaihiwassalam bersabda:

"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".

Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.

Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.

Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.

Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain".
Dikatakan dalam Hadist Qudsi:

"Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat.

Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.

Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".
"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam" (HR. Bukhari-Muslim).
ALLAH berfirman dalam beberapa ayat berikut...

"Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya". (QS. Al-Furqan: 11).

"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah". (QS. Al-Mulk: 7).

Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang sangat panas) (QS. Al-Waqi'ah: 41-44).

Rasulullah Shallallahu allaihiwassalam meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.
"Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir.

Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin;

Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api;

Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya;

Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi;

Pintu ke 6 dinamakan Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.
Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7?"

Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu allaihiwasalam mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, ....

"Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat sebelum meninggal...

Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah  pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah Shallallahu allaihowassalam di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu."

Nabi Muhammad shallallahu allaihiwassalam lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk shalat.

Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.

Mari kita memohon ampun jangan sampe kita meninggal sebelum bertaubat... Mari kita bersholawat kepada Nabi kita agar diberi syafa'at...

Maafkan teman teman jika ada salah dan khilaf...
Ana uhibbukum fillah... Semoga kita saling memanggil untuk masuk ke surga nanti.. Jangan sampai ada yang tertinggal di neraka,..

Naudzubillahi min dzalik...

🌍BC Ustadz Abdulrahman Makatita, Lc, M.Kom.I

🌴🌴mari berbagi menyebar kebaikan...

Sabtu, 19 Desember 2015

ANTARA SUNNAH DAN REALITA

☆ Sunnahnya, setelah bangun tidur membaca doa. Realitanya, mengaktifkan hp & membaca pesan-pesan di dalamnya.

☆ Sunnahnya, engkau mengucapkan "bismillah" sebelum makan. Realitanya, terus melirik hp hingga doa terlupakan.

☆ Sunnahnya, setelah shalat lima waktu zikir dulu. Realitanya, tangan langsung mengambil hp dari saku.

☆ Sunnahnya, melakukan zikir pagi sebelum terbit mentari. Realitanya, sibuk ber-whatsapp ria dengan jari jemari sampai matahari tampak tinggi.

☆ Sunnahnya, berzikir sore di waktu menjelang petang. Realitanya, berselancar di dunia maya hingga malam tampak bintang.

☆ Sunnahnya, saat kajian mencatat faedah ilmiah. Realitanya, sibuk uplod foto hingga taklim selesai sudah.

☆ Sunnahnya, jika ada masalah jadikanlah Allah sebagai tempat tuk curhatan. Realitanya, semua unek-unek dari Alif sampai Ya' ditumpahkan di postingan.

☆ Sunnahnya, suami istri duduk manis berdampingan bertukar obrolan. Realitanya, masing-masing pegang hp adapun pasangan tak dihiraukan.

☆ Sunnahnya, yang semestinya diperbanyak setiap hari adalah baca al-Qur’an. Realitanya, sibuk baca pesan, postingan dan internetan.

☆Sunnahnya, hati khusyuk dan terfokus ketika membaca kalam ilahi. Realitanya, mengaji sambil menyanding hp hingga pikiran jadi terbagi.

☆ Sunnahnya, sebelum tidur baca doa sesuai tuntunan. Realitanya, asik fesbukan sambil rebahan hingga akhirnya ketiduran. Allahul-musta'aaan.

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk menghidupkan sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.

===================

Share yuk semoga teman anda mendapat faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka pintu amal kebaikan bagi anda. آمِينَ.

Kamis, 17 Desember 2015

Seberapa Sering Melihat Diri dan Orang Lain ?


Seringkali kita melihat orang lain begini dan begitu, sering juga kita menilai orang lain begini dan begitu. Sangat jarang sekali kita berfikir kenapa AKU, ya kenapa AKU begini dan begitu ?
inilah yang sering manusia lakukan tidak sedikit dari kita melakukan hal yang sama melihat orang lain lebih sering namun ketika melihat diri sendiri jarang sekali dilakukan.

Melihar diri sendiri adalah hal yang mudah namun jarang orang mau melakukan, ya karena hidup ini sepertinya lebih asyik melihat kehidupan orang-orang yang disekitar kita, melihat kebodohan mereka dan kita tertawa melihat kesedihan mereka dan kita ikut sedih dan melihat kebahagiaan mereka dan kita ikut bahagia. ya ya ya itu memang hal yang wajar bagi manusia. Namun tentunya tidak wajar jika kita hanya melihat mereka lihatlah diri ini yang terkadang :

terkadang bodoh namun masabodo
terkadang licik namun asyik
terkadang menyakiti namun tak disadari
terkadang mengoreksi namun tidak sadar diri
terkadang emosi tanpa naluri
terkadang melukai tanpa henti
terkadang tertawa disaat yang lain berduka
terkadang bahagia disaat yang lain susah
terkadang menghina dengan segala cara

ya itulah manusia yang jarang melihat diri, melihat orang lain dengan leluasa namun tak terasa bahwa dirinya bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa dirinya ternyata manusia yang sama, yang terkadang bahagia terkadang merana terkadang menjadi pendosa.

Lihatlah Diri Sebelum Lainnya Kau Kreksi !

By : WADIRIN89@GMAIL.COM

Selasa, 15 Desember 2015

Rujuk Kembali Gara gara Gelas Plastik

Seorang suami menyesal setelah mencerai istrinya lalu menelpon, "Sayang, maafkan aku. Aku mau rujuk sama kamu."

Istrinya menjawab, "Di dekatmu ada gelas?"

Suami: "Hah, gelas? Tidak ada. Kenapa?"

Istri: "Kalau begitu pergi ke dapur dan ambil sekarang."

Suami: "Kayaknya kamu udah gak beres. Tapi gak apa-apa, aku ambilkan."

Istri: "Lemparkan gelas itu ke lantai."

Suami: "Sudah saya lempar."

Istri: "Sekarang kembalikan gelas itu seperti semula, gak mungkin kan? Begitu juga hatiku."

Suami: "Gelasnya tidak pecah karena gelas plastik."

Istri: "I-iiiiih.... ya udah habis Magrib cepetan jemput aku."

Haddad Assyarkhan
@assyarkhan

Senin, 14 Desember 2015

Mantan Supir Mobil Jenazah

:: Hati-Hati Menepuk Pundak Supir Taksi ::

Kejadian ini terjadi hari Senin lalu, sebut saja namanya, Susi. Karena ada
kerjaan yang tidak bisa ditinggal, Susi harus bekerja sampai larut malam
dikantornya. Ketika ingin pulang Susi menyetop taksi untuk mengantarnya pulang.
"Kebon Jeruk ya Pak." Supir taksi itu hanya menggangguk, selama perjalanan
tidak terjadi percakapan antara Susi dan supir taksi, mungkin Susi merasa capek
karena bekerja sampai larut malam. 20 menit lamanya keheningan terjadi, tiba-tiba Susi
ingat bahwa uang yang dibawanya kurang untuk membayar ongkos taksi. Susi lalu menepuk pundak supir taksi dengan maksud berhenti dulu di depan untuk
mengambil uang di ATM. Tapi tiba-tiba setelah pundaknya ditepuk oleh Susi, sang supir taksi itu secara membabi buta membanting setirnya ke kanan kemudian ke kiri sambil
berteriak secara histeris, sampai akhirnya taksi itu menabrak sebuah pohon.
Untung Susi dan supir taksi tidak mengalami luka yang cukup parah.
Supir taksi itu kemudian meminta maaf kepada Susi.
"Maaf ya Bu, Ibu nggak apa-apa? Ibu sih pakai acara nepuk pundak saya,kagetnya
setengah mati bu!!"
"Lho, masa sih ditepuk pundaknya aja kaget??"
"Soalnya ini hari pertama saya jadi supir taksi, Bu."
"Memangnya pekerjaan bapak sebelumnya apa??"
"Selama 20 tahun saya jadi SUPIR MOBIL JENAZAH

 
Blogger Templates